Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan PPL, Petani di Desa Surabaya Merasa Terbantu
Oku Timur. transfaktual.com -Dalam kerja sama yang baik antara PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan Bank Sumsel Babel, petani di Desa Surabaya, Kecamatan Madang Suku 3, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan, merasa sangat terbantu. Sesuai dengan peraturan menteri pertanian RI No.16/PERMENTAN/SR.2023/4/2018 tentang fasilitasi kredit usaha rakyat sektor pertanian, Bapak Wahyudi, S.P., selaku PPL wilayah tersebut, memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai pemanfaatan KUR (Kredit Usaha Rakyat).
Wahyudi mendorong petani agar melibatkan diri dalam kegiatan pertanian sebagai agribisnis untuk peningkatan ekonomi keluarga. Dalam pembinaan tersebut, pelatihan literasi keuangan juga ditekankan. Muhammad Ajis, seorang petani padi, menyatakan rasa terbantunya, "Dengan adanya bantuan dana KUR dari Bank Sumsel Babel yang di anjurkan oleh Bapak Wahyudi, kami tidak merasa kesulitan lagi. Terima kasih nian pak!"
Berdasarkan data yang dihimpun awak media di wilayah binaan Bapak Wahyudi, di Desa Surabaya terdapat luas wilayah 3.443 ha, dengan luas sawah mencapai 1.104 ha, dan luas kebun karet sebesar 683 ha. Jumlah penduduk di desa ini mencapai 2.502 jiwa dengan 707 kepala keluarga. Wahyudi aktif dalam pendampingan program pemerintah seperti kegiatan jalan usaha tani, benih padi Lebel biru, dan bening jagung hibrida.
Realisasi KUR tani padi di Desa Surabaya tahun 2022-2023 mencakup 267 petani dengan total pinjaman sebesar Rp. 3.767.000.000. Selain itu, realisasi KUR alsintan dan taxi alsintan tahun yang sama melibatkan 5 kelompok tani dengan total pinjaman sebesar Rp. 2.060.000. Wahyudi menjelaskan, "Saya tidak ingin mempersulit para petani dalam hal cara dan pengajuan dana KUR di Bank Sumsel Babel."(SR)
Posting Komentar untuk "Kolaborasi Bank Sumsel Babel dan PPL, Petani di Desa Surabaya Merasa Terbantu"