Jaga Rahasia Pemilu 2024, Hindari Rekaman dan Foto di Bilik Suara
Mesuji Raya, transfaktual.com -Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Mesuji Raya memberikan peringatan keras kepada Panitia Kelurahan Desa (PKD) dan Panitia Tempat Pemungutan Suara (PTPS) terkait dengan aturan yang mengatur proses pemungutan suara pada Pemilu 2024. Trans Hadi Sasmito, Ketua Panwaslu, menekankan pentingnya menjaga rahasia pemilihan dengan melarang merekam atau mengambil foto proses pencoblosan di bilik suara.
" Pada pasal 25 ayat 1e sebelum pemilih melakukan pemberian suara ketua KPPS mengingatkan dan melarang pemilih membawa telepon genggam dan/atau alat perekam gambar lainnya ke bilik suara." Tegas Trans Hadi Sasmito saat berbicara di acara Pelantikan PTPS pada Rabu, 22 Januari 2024.
Menurutnya, asas rahasia merupakan hal yang sangat mendasar dalam pemilihan umum. Trans Hadi Sasmito menyatakan bahwa pilihan setiap individu harus dijaga kerahasiannya, dan membawa alat rekaman seperti suara, video, atau foto dapat membahayakan prinsip ini.
"Intinya begini, asas pemilu itu rahasia sehingga pilihannya harus dirahasiakan. Sehingga membawa alat rekaman, baik suara, video, foto, pertanyaannya kira-kira mau dipakai apa? Kalau mau dilaporkan ke tim kampanye, tim pemenangan termasuk menjaga kerahasiaan nggak?" ungkapnya.
Eri Sandi, Devisi Pengawasan Pelaksanaan (PP) dan Pengawasan Sosialisasi (PS), menegaskan bahwa larangan ini bertujuan untuk memastikan pemungutan suara dilakukan dengan menjaga prinsip rahasia.
"Nanti tinggal ketegasan dari aparat atau petugas yang ada di tempat pemungutan suara masing-masing," tambahnya.
Eri Sandi juga menekankan bahwa selain dilarang mendokumentasikan hak pilih di bilik suara, pemilih juga tidak diperbolehkan membubuhkan tulisan atau catatan apa pun pada surat suara. Dengan adanya aturan ini, diharapkan proses pemilihan umum berjalan lancar dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat dan transparan.
Posting Komentar untuk "Jaga Rahasia Pemilu 2024, Hindari Rekaman dan Foto di Bilik Suara"